Blog Khusus Doa - Salah satu mukjizat Nabi Ibrahim yaitu tidak mempan dikala dibakar api yang sangat panas. Nabi Ibrahim dibakar dalam api yang menyala-nyala sehabis menghancurkan berhala-berhala yang disembah oleh ayah dan kaumnya.
Di dalam Kitab Suci Al-Quran diterangkan; sebelum mengkremasi Ibrahim, Raja Namrudz memerintahkan kaumnya untuk mendirikan sebuah bangunan yang tinggi yang bertujuan biar semua rakyatnya mengetahui wacana insiden pembakaran ini.
Maka, sehabis semuanya lengkap, mereka pun kemudian memasukan Ibrahim kedalam api yang panas. Semua orang mengira Ibrahim akan terbakar dan hangus didalamnya. Akan tetapi Allah menimbulkan api itu hambar dan tidak bisa mengkremasi Nabi Ibrahim a.s.
Dilansir dari Kumpulan Doa Mustajab, bahwa dikala Nabi Ibrahim diletakkan di atas tungku api, Jibril bertanya kepada Nabi Ibrahim, “Apakah engkau memerlukan sesuatu derma dariku?" Nabi Ibrahim lantas menjawab, “Aku tidak memerlukan apa-apa derma darimu.. Aku hanya memerlukan derma dari Allah”
Kemudian Nabi Ibrahim menyebut kalimat atau berdoa. Dan berikut yaitu kalimat doa Nabi Ibrahim dikala dibakar :
Dan dengan izin serta derma Allah SWT, api yang sangat besar dan panas yang sedang mengkremasi badan Ibrahim itu tidak bisa membinasakannya, alasannya yaitu api tersebut menjadi hambar dan menyelamatkan Nabi Ibrahim.
Allah SWT berfirman:
Doa "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL" juga merupakan salah satu doa atau kalimat yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW dikala perang badar, dan kemudian Allah SWT memperlihatkan kemenangan kepada Baginda Rasul.
Firman Allah SWT:
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari ibn abas, yang artinya :
Itulah Kalimat Doa Nabi Ibrahim dikala Dibakar yang juga diamalkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dikala Perang Badar, yakni "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah yaitu sebaik-baik Pelindung)" . dan dengan kalimat tersebut, Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim dari Panasnya Api serta memberi kemenangan bagi Nabi Muhammad dikala Perang Badar.
Maka dari itu, dikala kita sedang dalam kesusahan, kepayahan marilah kita dekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan baik, puasa, dzikir, sholat, membaca Al-Qur'an serta berdoa. Kalimat "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL" anggun kita jadikan sebagai amalan, kerana ia bisa menenangkan jiwa dan menyejukkan hati.
Sumber Referensi :
* Kumpulan Doa Mustajab
* Kolom Doa
Di dalam Kitab Suci Al-Quran diterangkan; sebelum mengkremasi Ibrahim, Raja Namrudz memerintahkan kaumnya untuk mendirikan sebuah bangunan yang tinggi yang bertujuan biar semua rakyatnya mengetahui wacana insiden pembakaran ini.
قَالُوا ابْنُوا لَهُ بُنْيَانًا فَأَلْقُوهُ فِي الْجَحِيمِ
“Mereka berkata, “Dirikanlah sebuah bangunan untuk (membakar Ibrahim), kemudian lemparkanlah ia kedalam api yang menyala-nyala itu.” (QS. As-Shaffat : 97).
![]() |
| Ilustrasi: Api Menyala-nyala |
Maka, sehabis semuanya lengkap, mereka pun kemudian memasukan Ibrahim kedalam api yang panas. Semua orang mengira Ibrahim akan terbakar dan hangus didalamnya. Akan tetapi Allah menimbulkan api itu hambar dan tidak bisa mengkremasi Nabi Ibrahim a.s.
Dilansir dari Kumpulan Doa Mustajab, bahwa dikala Nabi Ibrahim diletakkan di atas tungku api, Jibril bertanya kepada Nabi Ibrahim, “Apakah engkau memerlukan sesuatu derma dariku?" Nabi Ibrahim lantas menjawab, “Aku tidak memerlukan apa-apa derma darimu.. Aku hanya memerlukan derma dari Allah”
Kemudian Nabi Ibrahim menyebut kalimat atau berdoa. Dan berikut yaitu kalimat doa Nabi Ibrahim dikala dibakar :
حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya :
"Cukuplah Allah menjadi penolong Kami dan Allah yaitu Sebaik-baik Pelindung"
Dan dengan izin serta derma Allah SWT, api yang sangat besar dan panas yang sedang mengkremasi badan Ibrahim itu tidak bisa membinasakannya, alasannya yaitu api tersebut menjadi hambar dan menyelamatkan Nabi Ibrahim.
Allah SWT berfirman:
قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلامًا عَلَى إِبْرَاهِيمَ
Artinya :
Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim". (QS. Al Anbiyaa' : 69)
Doa "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL" juga merupakan salah satu doa atau kalimat yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW dikala perang badar, dan kemudian Allah SWT memperlihatkan kemenangan kepada Baginda Rasul.
Firman Allah SWT:
الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya :
(Yaitu) orang-orang (yang menta'ati Allah dan Rasul) yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya insan telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, alasannya yaitu itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah keimanan mereka dan mereka menjawab: "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah yaitu sebaik-baik Pelindung". (QS Ali 'Imran:173).
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari ibn abas, yang artinya :
”Hasbunallah wa ni’mal wakiil (Cukuplah Allah bagi kami, dan ia yaitu sebaik-baik daerah menyerahkan diri), di ucapkan oleh Ibrahim dikala ia di lemparkan ke dalam api, dan juga oleh muhammad saw. Sewaktu ia mendengar informasi : Orang-orang itu sungguh telah menghimpuh tentara buat memerangimu” (HR . Bukhari)
Itulah Kalimat Doa Nabi Ibrahim dikala Dibakar yang juga diamalkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW dikala Perang Badar, yakni "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah yaitu sebaik-baik Pelindung)" . dan dengan kalimat tersebut, Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim dari Panasnya Api serta memberi kemenangan bagi Nabi Muhammad dikala Perang Badar.
Maka dari itu, dikala kita sedang dalam kesusahan, kepayahan marilah kita dekatkan diri kepada Allah SWT dengan amalan-amalan baik, puasa, dzikir, sholat, membaca Al-Qur'an serta berdoa. Kalimat "HASBUNALLAH WA NI'MAL WAKIIL" anggun kita jadikan sebagai amalan, kerana ia bisa menenangkan jiwa dan menyejukkan hati.
Sumber Referensi :
* Kumpulan Doa Mustajab
* Kolom Doa
Buat lebih berguna, kongsi:

